Roni

Roni meraih gelar S2nya dari Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada pada tahun 2020, dengan judul tesis “Safe Space and Religious Negotiation of LGBT: A Case Study of Youth Interfaith Forum on Sexuality (YIFoS). Sebelumnya, ia memperoleh gelar S1 di bidang ilmu al-Qu’ran dan tafsir dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Minat studi yang ia tekuni saat ini mencakup isu gender dan seksualitas, aktivisme keragaman seksualitas, agama dan human rights, serta agama, negara dan masyarakat. Ia pernah terlibat sebagai asisten peneliti data center untuk laporan tahunan CRCS yang berjudul “Kerukunan dan Penodaan Agama: Alternatif atau Masalah”, 2017. Selain itu, ia pernah menjadi peserta dalam program Asian Graduate Fellowship 2019 di Asia Research Institute (ARI) National University of Singapore. Tahun 2014 dan 2016, ia pernah bekerja dengan “Women Without Borders” dalam program “Mother School: Parenting for Peace.”

Publikasi:

Roni. (2019). “Ketika Agama, Negara dan Heteronormativitas Mengkriminalisasi LGBT,” dalam Agama dan Seksualitas: Dialog Tubuh yang Terus Tumbuh, Khairul Anam dan Missael Hotman Napitupulu (ed). Yogyakarta: Cantrik Pustaka.