Kunjungan Program Studi Kajian Gender UI

Diunggah pada

Cakra Wikara Indonesia menerima kunjungan dari Program Studi Kajian Gender, sebuah program studi pasca-sarjana di bawah Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia. Kunjungan ini dalam rangka mengajak mahasiswa-mahasiswa Prodi Kajian Gender mengenali dan mengaitkan apa yang sudah dipelajari di kelas dengan kerja-kerja lapangan dari beragam NGO, lembaga penelitian, lembaga birokrasi, dan sebagainya, terkait sensitivitas gender dari lembaga-lembaga tersebut. Sensitivitas gender yang menjadi topik diskusi kami tidak hanya dalam kerja-kerja penelitian dan advokasi, tetapi juga sensitivitas dalam budaya kerja keseharian lembaga.

Selain mendiskusikan sensitivitas gender dalam kajian-kajian dan budaya kerja di CWI, kami kami juga mendiskusikan beberapa topik menarik terkait dengan kebijakan afirmatif dalam pencalonan di DPR RI maupun DPRD, tantangan yang dihadapi perempuan dalam memperoleh kursi di legislatif maupun kendala-kendala yang dihadapi dalam partai politik, dan problem dalam menghadirkan agenda dan kepentingan politik perempuan baik di legislatif maupun dalam gerakan sosial yang selama ini menjadi bagian dari kajian utama di CWI. Secara sadar CWI memilih arena kerja dan fokusnya pada bidang riset, dengan melihat advokasi yang tengah dilakukan oleh kelompok/ gerakan perempuan. Dari sisi ini, CWI hadir untuk menyiapkan data hingga interpretasi kritis dengan harapan dapat memperkuat gerakan perempuan.

Kegiatan diskusi dan bertukar gagasan menjadi lebih menarik mengingat beragam latar belakang minat dan bidang studi, serta identitas dari 7 orang mahasiswa Kajian Gender UI. Mereka berasal dari latar belakang studi sastra, sosiologi, psikologi, dan akuntansi. Kunjungan ini didampingi oleh dosen mata kuliah sensitivitas gender, Shelly Adelina.